Aku menjadi Aku diantara puisi yang aku buat, tersesat diantara pikiran-pikiran pilu yang menghantui brengseknya kehidupan.

Sebagaimana mestinya Aku adalah diriku yang digrogoti oleh rasa-rasa kesepian, menerjang lalu-lalang, memaksa bertarung, sampai akhirnya Aku menjadi tangguh seperti tulang.

Aku membawa Aku kepada kebahagiaan sekilas, mengisi nyawa dengan tawa dan tertidur sangat pulas.

Aku menyeret diriku kehempasan butiran debu yang tak bersarang, menjadi arang, gelap, begitu mencekam.

Aku menjadi Aku sebagaimana mestinya Aku, terlempar diantara Aku dan diriku untuk menemukan Aku.

--

--

Take a quote from the film “Little Women (2019)” one of the characters I like, Jo March said:

“ Women have minds and they have souls as well as just hearts. They’ve got ambition and they’ve got talent as well as just beauty. I am so sick of people saying that love is just all a woman is fit for. I’m so sick of it!”

Little Women (2019)

Umur gue tahun ini dua puluh tahun, apa yang gue sadari adalah ketika diri gue dituntut untuk menjadi perempuan yang bisa percaya dan berdiri dengan kehendak dirinya sendiri. Karena apa yang gue bawa sampe mati adalah diri gue sendiri. So, sayangi diri lo dan cari kebahagiaan lo! Happy international women’s day for all women in the world, all of you deserve what you should get it.

--

--

I haven’t written for a long time. I don’t know why I became interested in using the medium. I used to try using a blog, but the blog that I have maintained for almost five years is already neglected.

I want to start with something new. I thought, I needed a few leaf to start over.

… and by the way, my name is Ulfah. Bienvenue! These are my abstract writings and I hope you don’t should take seriously.

--

--